Berkas Hacker Internasional di Soppeng Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Berkas Hacker Internasional di Soppeng Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

NEWS POST
Kamis, 08 Oktober 2020

NEWS POST■Polres Soppeng telah merampungkan sebagian berkas para terduga pelaku Hacker, sebagaimana yang diberitakan sebelumnya bahwa Polres Soppeng telah berhasil mengamankan 20 orang tersangka Hacker yang melakukan tindak pidana Illegal Access dengan membobol Kartu Kredit  secara Internasional.

Hal tersebut di sampaikan Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Amri kewartawan media online saat di hubungi via WhatsAppnya"Rabu (07/10/2020).

“Berkas tersangka hacker Intenasional atau pembobolan credit/debit card sudah mulai dilimpahkan di Kejaksaan Negeri Watansoppeng mulai Hari Rabu kemarin dan insyaallah akan lengkap 20 berkas perkara tersebut hingga Hari Senin mendatang”ujar Kasat Reskrim Polres Soppeng.

Menurut Kasat Reskrim,ke 20 orang tersangka kini telah ditahan di Rutan Polres dan jajaran Polres Soppeng.

Selain itu polisi juga telah menyita barang bukti hasil kejahatan tersangka berupa Mobil Marcedes Bens CLA White dan tanah/sawah, dimana diketahui sebelumnya sudah di  lakukan penyitaan atas barang/fasilitas yang mereka gunakan oleh para terduga saat melakukan aksinya.

Terkait hal tersebut sebagaimana yang telah diberikan sebelumnya, bahwa pelaku dijerat Pasal 48 ayat (1) dan/atau Pasal 46 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancamam 6 (Enam) sampai dengan 8 tahun penjara."ungkapnya.

Ditambahkan oleh Kasatreskrim Polres Soppeng, bahwa dengan ditangkapnya pelaku ini sesungguhnya dalam rangka menyelamatkan generasi kita, agar mereka tidak terninabobokkan dengan tindakan-tindakan menghalalkan segala cara namun membuat ketidakpastian bagi masa depan mereka sebagai generasi pelanjut.

Diharapkan agar setiap orang tua saat ini harus berhati-hati dalam mengawasi perkembangan anak-anaknya, setiap apa yang dipakukan oleh anaknya terutama yang menghasilkan uang agar betul-betul diketahui baik dari mana anaknya memperoleh serta kemana uangnya digunakan.

Hal ini demi menjaga mental dan masa depan anak-anak kita kedepan agar mereka tetap berusaha mencari uang denga jalan yang baik dan halal serta memastikan mereka siap menerima tongkat estafet masa depan Soppeng, baik sebagai pemimpin dalam Birokrasi maupun dalam dunia usaha"jelasnya.

Sementara itu ditempat yang terpisa wartawan media ini saat menghubungi Kasi pidum kejaksaan Negeri Watansoppeng, Hendra Setyawan,SH
mengatakan bahwa berkas kasus Hacker kami sudah terima dari pihak kepolisian dan sementara diteliti syarat formil dan materilnya, kalau sudah lengkap pihak kami akan mengeluarkan P-21 pungkasnya.

Iccank