Berita: newspost.my.id,-
Selayar – Kisah memilukan datang dari Kabupaten Kepulauan Selayar. Seorang pria paruh baya bernama Rindi (51), kelahiran Makassar 15 Oktober 1973, ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan. Lelaki yang lahir dari pasangan Andi Ambo Sakka dan Tinting itu terpaksa mendapat perawatan medis setelah didapati terlantar tanpa keluarga yang mendampingi.
Rindi pertama kali ditemukan warga dalam keadaan lemah, tidur di semak-semak depan bangunan pabrik es terbengkalai di kawasan Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) Bonehalang, Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng. Saat ditemukan, kondisinya sangat menyedihkan—tidak terurus, tidak makan, dan sulit diajak berkomunikasi.
Mengetahui hal tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Selayar segera mengevakuasi dan membawanya ke RSUD KH. Haiyung Selayar untuk mendapatkan perawatan intensif. Pihak rumah sakit menyebutkan, Rindi sempat dua hari dua malam tidak makan dan minum, sehingga kondisinya semakin lemah. Hingga berita ini diturunkan, ia masih menjalani perawatan medis dan belum dapat berkomunikasi dengan baik.
Peristiwa ini mengundang keprihatinan banyak pihak. Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial mengimbau keluarga atau kerabat Rindi agar segera memberikan kabar, demi mempercepat pemulihan sekaligus memberi dukungan moral yang sangat dibutuhkan pasien.
Bagi masyarakat yang merasa memiliki hubungan keluarga atau mengenal Rindi, dapat menghubungi pihak berwenang melalui nomor 085 150 695 710. Kisah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tidak boleh pudar—setiap orang berhak mendapat perhatian, perlindungan, dan kasih sayang, terlebih ketika hidup menempatkannya pada situasi paling rapuh. (Red)